Selasa, 22 Desember 2009


Bundaku sayang,
bagiKu kaulah bidadari itu
Bidadari yang selalu membasahi bibirnya dengan alunan dzikir AsmaNya
Bidadari yang selalu membasahi matanya saat sujud dihadapanNya
Bidadari yang selalu terjaga bersama dengan embun dipertiga malam


Bundaku sayang,
Bahkan kehangatan mentari tak sanggup menandingi kehangatanmu
semua kasih yang kau beri laksana udara bagi kehidupan
dan cintamu seperti mata air yang tak pernah berhenti mengalir


Bundaku sayang,
Kaulah keperkasaan itu
pengawal setia perjalananku
menjagaku lurus untuk menapaki jejak surga ditelapak kakimu


Bundaku sayang,
menangis dalam dekapanmu,
berharap do'a-do'amu yang pasti Tuhan mendengarnya
adalah yang ku inginkan lebih dari apapun


Tuhanku,,
dengan apa diri ini dapat membalas???


Tuhanku,,
Dengar kesaksianku
Bundaku sayang telah menunaikan segala amanatMu,
menyampaikan kasih sayangMu


Tuhanku,,
dengan Rahman dan RahiimMu
kumohon padaMu,,
Izinkan bundaku ada bersama hamba-hamba yang Engkau Cintai


Tidak ada komentar: